TOBELO – Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi Ahmad, bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, untuk mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Halmahera Utara.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Menteri KKP, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gedung Mina Bahari, Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kasman menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara di bawah kepemimpinan Bupati Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad untuk terus memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Di hadapan Menteri KKP, Kasman mengusulkan agar Halmahera Utara masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih. Menurutnya, daerah tersebut memiliki potensi sumber daya kelautan yang besar dan layak mendapat dukungan pemerintah pusat melalui program strategis tersebut.
Kasman mengusulkan lima desa sebagai lokasi prioritas, yakni Desa Kusulovra, Desa Tolonuo, Desa Dama, Desa Leleoto, dan Desa Bobale.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat perekonomian masyarakat pesisir di Pulau Halmahera, serta menghadirkan infrastruktur perikanan yang lebih memadai guna mendorong kemajuan sektor perikanan di Halmahera Utara,” ujar Kasman.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap usulan tersebut mendapat perhatian serius dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kelima desa dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra perikanan yang maju, modern, dan berdaya saing.
“Semoga usulan ini dapat disetujui oleh Menteri KKP sehingga lima desa tersebut ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Program Kampung Nelayan Merah Putih yang dikerjakan oleh Satgas Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan sebagai penyedia pangan, penggerak ekonomi, sekaligus penjaga kelestarian lingkungan laut,” tutup Kasman.












