Hutang DBH Pemprov Malut ke Pemkab Halut Capai Rp50 Miliar Sekda: Kami Butuh Demi Pelayanan Publik

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Halmahera Utara E.J. Papilaya

Sekretaris Daerah Halmahera Utara E.J. Papilaya

TOBELO, Pemerintah Provinsi Maluku Utara masih memiliki tunggakan hutang dana bagi hasil (DBH) kepada Pemkab Halmahera Utara sejak tahun 2024, 2025, hingga awal tahun 2026.

Hutang DBH yang dimiliki Pemprov Malut tersebut sangat signifikan, yakni kurang lebih Rp50 miliar, dan sejauh ini belum direalisasikan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah E.J. Papilaya saat menghadiri rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Halmahera Utara, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga :  Pantai Tersembunyi di Loloda Kepulauan Jadi Primadona, Warga Desak Pemda Halut Garap Potensi Wisata untuk Dongkrak PAD

Sekda menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi bersama Banggar Provinsi dan tim TAPD daerah untuk membahas persoalan hutang yang mencapai puluhan miliar rupiah tersebut. Langkah ini diambil sebagai solusi penyelesaian.

“Oleh karena itu, dalam penyusunan Perubahan Anggaran Daerah tahun ini sangat dibutuhkan, sebagaimana program yang sudah direncanakan,” jelas Sekda.

Baca Juga :  Bupati Piet Beberkan Bahaya Kemarau di Halut, Warga Diminta Jangan Bakar Lahan Sembarangan

Menurutnya, sistem pelaporan keuangan daerah saat ini masih dilakukan secara bertahap karena pengelolaan data dan pelaporan baru belum maksimal. Akibatnya, sejumlah data keuangan belum dapat terbaca.

Kami terus berupaya agar persoalan tersebut mendapatkan jalan keluar demi menjaga stabilitas daerah serta meningkatkan pelayanan publik yang setara.

Berita Terkait

Kasman Temui Dirjen Perhubungan Laut, Perjuangkan Kelanjutan Tol Laut Galela Demi Dongkrak Ekonomi Halmahera Utara
Kasman Temui Menteri KKP, Lima Desa di Halmahera Utara Berpeluang Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
8 Pejabat Pemkab Halut Dirotasi, Sekda Tegaskan Pesan Keras: Jaga Integritas dan Tingkatkan Profesionalisme
Pantai Tersembunyi di Loloda Kepulauan Jadi Primadona, Warga Desak Pemda Halut Garap Potensi Wisata untuk Dongkrak PAD
Bupati Piet Beberkan Bahaya Kemarau di Halut, Warga Diminta Jangan Bakar Lahan Sembarangan
Yandre Sumtaki Tegaskan Bupati dan Wakil Bupati Halut Tetap Solid Jalankan Visi SETARA
Bupati Piet Hein Babua Ajak Warga Halut Ikut Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Diri Tidak Berkaitan Dengan Pajak
PWI Halmahera Utara Audiensi dengan Dandim 1508/Tobelo, Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:31 WIT

Kasman Temui Dirjen Perhubungan Laut, Perjuangkan Kelanjutan Tol Laut Galela Demi Dongkrak Ekonomi Halmahera Utara

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:10 WIT

Kasman Temui Menteri KKP, Lima Desa di Halmahera Utara Berpeluang Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:24 WIT

8 Pejabat Pemkab Halut Dirotasi, Sekda Tegaskan Pesan Keras: Jaga Integritas dan Tingkatkan Profesionalisme

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:30 WIT

Pantai Tersembunyi di Loloda Kepulauan Jadi Primadona, Warga Desak Pemda Halut Garap Potensi Wisata untuk Dongkrak PAD

Senin, 20 Juli 2026 - 15:19 WIT

Bupati Piet Beberkan Bahaya Kemarau di Halut, Warga Diminta Jangan Bakar Lahan Sembarangan

Berita Terbaru