TOBELO — Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, perjuangan sejumlah siswa asal Desa Jikolamo, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menjadi sorotan. Mereka harus menyeberangi laut dan berjalan kaki melalui jalan kebun untuk mencapai sekolah setiap hari.
Kondisi tersebut terlihat dalam sebuah video yang viral di media sosial Facebook. Video yang diunggah akun bernama Elisya Isya memperlihatkan sejumlah siswa yang harus menempuh perjalanan cukup berat demi mendapatkan pendidikan di SD Negeri Dagasuli dan SMP Negeri 26 Halmahera Utara.
Para siswa berjalan kaki dari Desa Jikolamo menuju Desa Dagasuli dengan jarak sekitar 2 kilometer. Akses jalan yang dilalui merupakan jalan kebun dengan kondisi yang memprihatinkan, terlebih saat musim hujan.
Dalam video tersebut, salah seorang siswa menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka, khususnya pembangunan jalan dan jembatan.
“Selain itu, kami meminta kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda agar memberikan bantuan jembatan. Torang bajalang dari sana sampe sini jauh sekali, di utan naik ka atas. Tolong Pak Presiden Prabowo,” ujar siswa tersebut sambil menyeberangi laut.
Perjuangan para pelajar itu kemudian mengundang perhatian warganet. Salah satu pengguna Facebook bernama Aldi R menilai, meski Indonesia telah 81 tahun merdeka, masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan, terutama dalam hal infrastruktur dan akses pendidikan.
“Tepat 81 tahun Indonesia merdeka, tetapi masih ada saudara kita yang belum merasakan kemerdekaan dalam bentuk infrastruktur dan pendidikan,” tulis Aldi R.
Menurutnya, pemerintah pusat perlu segera melihat kondisi tersebut dan memberikan perhatian terhadap akses pendidikan anak-anak di Maluku Utara, khususnya di wilayah Loloda Kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses pelayanan dasar.
Komentar lain disampaikan akun Facebook Vic Jalani Saja. Ia menyebut pemerintah daerah telah berupaya membangun jalan dan jembatan. Namun, menurutnya, masih terdapat berbagai persoalan yang perlu diselesaikan.
Ia berharap viralnya video tersebut dapat menjadi cerminan sekaligus perhatian bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dinilai menjadi pengingat bahwa konektivitas jalan dan jembatan sangat penting untuk memastikan pemerataan pembangunan, termasuk menjamin akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pelosok dan kepulauan.
Para siswa pun menitipkan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto agar kondisi jalan dan jembatan di wilayah mereka mendapat perhatian. Mereka berharap pembangunan infrastruktur pedesaan dapat dipercepat sehingga perjalanan menuju sekolah menjadi lebih aman dan lancar.












